Gambar:Ilustrasi
Gambar:Ilustrasi

Sempat menyandang zona hijau, kembali ada penambahan dua pasien positif di Kota Madiun. 

Sehingga, hingga Jumat (26/6/2020) total terkonfirmasi kasus positif Covid-19 terdapat sembilan pasien. 

Baca Juga : Penderita DBD di Kota Batu Capai 50 Orang, Mendekati Pasien Covid Berjumlah 55 Orang

Hingga saat ini, masih terdapat tiga pasien positif sedang menjalani perawatan di RS.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Madiun Noor Aflah menguraikan, tambahan kasus pertama berasal dari seorang karyawan PT. Pertamina di Jakarta, inisial AP (47). 

Setelah adanya pandemi, AP mengikuti anjuran WFH (Work from Home) dan pulang ke Madiun.

Lantas, pada 8 Juni lalu AP dipindahtugaskan ke Bojonegoro. 

Pada tanggal 8 Juni tersebut, AP sudah sakit hingga akhirnya dibawa pulang ke Madiun pada 20 Juni.

Noor Aflah mengatakan bahwa setelah pasien pulang dilakukan pemeriksaan dan hasilnya reaktif. 

Peta Persebaran Covid-19 di Madiun

"Saat dibawa ke Madiun. Pasien kemudian diperiksa. Waktu itu keluhannya sakit lambung. Saat dilakukan rapid test, hasilnya reaktif," kata Aflah.

AP kemudian menjalani test swab di RSUD dr.Soedono dan hasilnya positif Covid-19. 

Kini pasien ke 8 ini masih menjalani isolasi di RSUD dr.Soedono Kota Madiun.

Baca Juga : Selama Pandemi, Puluhan Tenaga Medis Tertular Covid- 19

Sementara itu, pasien nomor 09 yang merupakan tambahan kedua merupakan warga Makassar berinisial AMP (33).

Pasien ini merupakan warga Makassar yang sedang bepergian ke Madiun. Saat hendak naik pesawat, pasien ini menjalani rapid test dan hasilnya non-reaktif sehingga AMP diperbolehkan naik pesawat.

"Pasien ini di Madiun selama sembilan hari. Jadi saat mau terbang (naik pesawat) kan harus rapid test dulu. Begitu juga saat mau pulang, pasien ini melakukan rapid test dan ternyata hasilnya reaktif. Karena reaktif, pasien ini dites swab dan ternyata hasilnya positif Covid-19," ujar Aflah.

Saat ini kota Madiun masih tersisa tiga orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketiganya sedang menjalani perawatan, hingga test swab selanjutnya dinyatakan negatif Covid-19. 

Tambahan kasus ini merupakan tambahan setelah kota Madiun sempat dinyatakan sebagai Zona Hijau oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

Namun, semua tentu berharap agar Kota Madiun tetap menjadi kota yang memiliki nilai risiko rendah baik penularan maupun penyebaran virus asal Wuhan tersebut.