Elias Alderete saat berebut bola dengan pemain Sabah FA (official Arema FC)
Elias Alderete saat berebut bola dengan pemain Sabah FA (official Arema FC)

Permainan Arema FC yang saat ini sangat impresif sepanjang laga membuat tensi pertandingan juga meningkat. Tapi Mario Gomez menegaskan tidak ada instruksi untuk bermain kasar, melainkan bermain secara agresif dengan tujuan merebut bola.

Singo Edan sukses meraih dua kemenangan pada Piala Gubernur Jatim 2020 Grup B di Stadion Kanjuruhan. Pertama, Hendro Siswanto dkk meraih kemenangan melawan Sabah FA dengan skor 2-0 dan kedua menang melawan Persela dengan skor 3-1.

Pada pertandingan pertama melawan Sabah FA, Arema FC sukses membuat tim asal Liga Malaysia itu tak berkutik dan bahkan tidak bisa menyerang. 

Lalu pada pertandingan kedua, Singo Edan mendapat perlawanan cukup sengit dari Persela Lamongan, tapi instruksi Mario Gomez yang dijalankan pemain mampu membuat kemenangan dengan skor 3-1.

Mario Gomez mengaku bahwa permainan timnya yang sangat agresif itu bukan berarti kasar, tapi hanya untuk segera mendapatkan bola ketika dikuasai lawan.

"Tidak ada instruksi untuk bermain kasar, maksud kami hanya melakukan pressing yang agresif. Tujuannya tetap untuk merebut bola," ujar Mario Gomez.

Dalam dua pertandingan itu, Mario Gomez cukup senang karena pemainnya mampu menerapkan strategi yang diberikan. Sehingga permainan bisa berjalan dengan baik dan mendapat hasil maksimal.

"Yang terpenting setiap pemain Arema melakukan hal yang sama dalam kerja sama tim," ucapnya.

Di sisi lain, Gomez tidak berhenti mengingatkan pemainnya agar fokus terhadap tujuan utama yakni bermain di kompetisi Liga 1 2020. Karena pada dasarnya turnamen Piala Gubernur Jatim 2020 ini hanya ajang pre season untuk mempersiapkan tim.

"Sekali lagi saya tekankan, hal yang paling penting bagi kami adalah terus bekerja keras agar terus membuat tim ini berkembang setiap saat. Karena target kami tidak lain mempersiapkan diri untuk pertandingan pertama kami di laga perdana Liga 1 2020," ungkap Gomez.