Suasana para pengungsi di Posko PB BPBD Kota Batu, Minggu (20/10/2019). (Foto: istimewa)

Suasana para pengungsi di Posko PB BPBD Kota Batu, Minggu (20/10/2019). (Foto: istimewa)


Editor

A Yahya


Angin kencang bercampur debu yang melanda Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji pada Sabtu malam (19/10/2019) sekira pukul 23.30 WIB hingga pada hari Minggu, (20/10/2019) angin masih berhembus kencang. Aktivitas di wilayah Desa Sumberbrantas hampir seluruhnya lumpuh.

Banyak pohon tumbang yang mengganggu akses jalan raya dan mengancam beberapa bangunan rumah maupun  fasilitas umum. Hingga saat ini listrik masih padam dan mengganggu jaringan komunikasi.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim mengatakan, karena bencana ini 1 orang meninggal dunia yakni Ruselan (55). Kemudian ada beberapa orang mengalami luka-luka. “Bukan hanya itu saja, warga Desa Sumber Brantas itu juga mengalami gangguan saluran pernafasan. Sampai laporan ini dikeluarkan, jumlah pengungsi sementara kurang lebih 550 jiwa,” ungkap Rochim.

Hingga saat ini evakuasi masyarakat terdampak ke pos pengungsian. Kemudian dilakukan pendirian pos pelayanan kesehatan, dan pendirian dapur umum. “Kami Mengevakuasi seluruh warga yang berada di Desa Sumber Brantas, karena pertimbangan keamanan dan keselamatan,” imbuhnya.

Sedang untuk titik pengungsian di Posko PB BPBD Kota Batu, Rumas Dinas Wali Kota, Balai Desa Punten, Balai desa Tulungrejo. Hingga saat ini jalur lalu lintas Kota Batu - Kab. Mojokerto ditutup. “TNI, Polri, dan Satpol PP mengamankan lokasi terdampak yang ditinggalkan,” tutup Rochim.

 


End of content

No more pages to load